Naresh memiliki sebuah keinginan bahwa sentuhan pertamanya dengan Clay mesti di tempat dan waktu yang istimewa. Sama halnya dengan ciuman pertamanya dulu, Naresh tidak segera menciptakan ciuman pertamanya dengan Clay setelah 'jadian'. Karenanya, dia belum mau 'menyentuh' Clay di malam-malam setelah menikah. Pengantin baru itu hanya berpelukan dan saling melumat bibir dan berucap kata-kata intim dan mesra menjelang tidur, dan terkadang diselingi canda dan tawa. "Emangnya mau di mana kamu akan memperkosaku, Suamiku?" Clay bertanya dengan nada manja dan canda, membuat Naresh terbahak. Mama Kana dan Oma Mita kerap bertanya kepadanya bagaimana malam pertamanya dengan Naresh, dan Clay tentu tidak bisa menjelaskannya, dia juga tidak mau menjawab bahwa Naresh belum menyentuhnya. Clay hanya menjaw

