Rencana Bulan Madu

1156 Words

"Selamat ya, Clay," ucap Bilal akhirnya. Sebagai sahabat yang pernah sangat dekat dengannya, Clay peluk Bilal dan menepuk bahunya. Bilal terenyuh akan sikap yang ditunjukkan Clay yang sama sekali tidak menaruh dendam kepadanya, gadis itu sudah merasa bersalah dan sempat pula meminta maaf. "Nggak perlu minta maaf begitu, Bilal," Clay merasa tidak ada yang perlu dimaafkan. Baginya sikap baik Bilal selama bersahabat sangat berharga dan tidak mudah dia lupakan begitu saja. Clay juga tidak mau Bilal terus-terusan merasa bersalah. Sementara itu Ayu tampak beberapa kali menghela napas saat melihat salah satu adik Clay yang bernama Dean mendekati Bilal dan mau dipangku Bilal. Sesekali dia melirik ke Clay yang tengah bersanding dengan Naresh dan masih menyalami para tamu undangan. "Ya ampun, Ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD