Acara sungkeman juga acara yang paling ditunggu-tunggu. Naresh dan Clay langsung bersimpuh di depan para orang tua mereka. Naresh lumayan lama saat bersimpuh di kaki mamanya, memeluknya dan menciumnya, lalu kembali memeluknya sambil menangis sesenggukan. Mamanya adalah Mama yang sangat sabar menghadapinya dan selalu membelanya dan tidak pernah memarahinya. Dan pelukan yang hangat dia dapatkan dari papanya. Perasaan Naresh sangat bahagia mendengar doa-doa berbahasa Arab yang dibisikkan ke telinganya khusus dari papanya. Begitu pula dengan Clay, Mama Naresh langsung menyambut dengan senyum sumringah, sambil memegang pipi Clay pelan, Mama Naresh mendoakan Clay selalu bahagia dalam hidup berumah tangga. "Ah, gadis sebelas ribuku. Kesayangan Daddy." Akhyar tak mampu berucap apa-apa lagi sela

