Terlepas dirinya tidak diundang, Clay sangat bahagia bisa kembali bertemu dengan Idris dan istrinya. Selama dekat dengan keluarga Idris, Clay selalu merasa senang dan berpikir maju ke depan. Siang itu mereka tidak melulu membahas Bilal atau yang berkaitan dengan pernikahan Nesrin, akan tetapi banyak membicarakan tentang rencana-rencana ke depan perusahaan yang semakin banyak persaingan. Tepat pukul dua siang, Idris dan Hera pamit pulang, Idris terlihat sangat puas melihat kedekatan Clay dan Naresh, dan yakin keduanya adalah pasangan serasi dan hebat dalam menangani perusahaan. Dia tidak akan kecewa saat Naresh akan pindah ke perusahaan papanya di Bintaro setelah tugasnya selesai di Phuket, juga tidak kecewa seandainya Clay ikut dengan Naresh. Keduanya adalah orang-orang yang bisa dipercay

