Bijak Adimas

1039 Words

"Tentu saja Baba maafkan, Said. Bahkan kesalahanmu di masa yang akan datang pun Baba maafkan. Kamu juga seharusnya begitu terhadap Bilal, maafkan dia, meskipun dia tidak meminta atau mengucapkan. Kamu, Ayu juga, sebagai Mama yang telah melahirkannya ... maafkan dia. Baba yakin semua anak dan cucu serta cicit Baba hidup mereka akan baik-baik saja, selagi menyadari kesalahannya." Said dan Ayu saling pandang disertai senyuman, lalu tangan mereka saling menggenggam. Hal ini membuat perasaan Adimas sangat tenang dan nyaman. "Biasalah ... kalo punya anak banyak itu biasanya ada satu yang menyusahkan. Bahkan anak seorang ulama pun ada yang begitu. Yang penting jangan sampai resah terus-terusan, dan tetap mendoakan. Tapi memang Baba perhatikan Bilal berbeda dari anak-anakmu yang lain. Susah din

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD