"Tapi dia tidak mengacuhkan aku di rumah Ayu," keluh Ola. "Itu mungkin karena dia baru tau bahwa kamu Mama Naresh. Dia juga begitu terhadapku. Dia bahkan tidak ingin menolehku lagi." Ola berdecak kecil. Akhyar memperhatikan raut wajahnya yang muram. Akhyar tahu Ola memendam rasa tidak sukanya terhadap Clay. Sejenak dia terkekeh. "Hm ... Naresh sangat keterlaluan...." Akhyar sepertinya ingin menjelaskan lebih lanjut dan menganggap wajar akan sikap cuek Clay terhadap dirinya dan istrinya. "Naresh mempersulit pekerjaannya. Alasannya karena Naresh menganggapnya bukan siapa-siapa di kantor Idris. Naresh nggak suka diatur gadis itu, padahal Clay sebenarnya justru mempermudah pekerjaannya. Clay lagi-lagi mengalah dan menuruti keinginan Naresh selama bekerja di kantor. Hm ... masih wajar bagiku

