29

2103 Words

Abel tidak sanggup menahan dorongan merebahkan diri di ranjang. Kenyamanan. Rasa aman. Sekian tahun merindukan kehidupan normal; berharap masa indah, ketika tidak memikirkan mengenai kemungkinan seseorang mengincar lehernya, akan kembali. Namun, pengharapan semacam itu—berharap kehidupan normal dan aman—tidaklah nyata. Tidak nyata bagi Abel. Sampai kapan pun. Perlahan Abel melonggarkan ikatan cravat di leher dan mengurai simpul kemudian melempar cravat secara serampangan. Pikiran Abel dipenuhi dengan laporan mengenai kemajuan Elias. Ide membangun bendungan, membuka lowongan kerja di kantor pemerintahan untuk sipil, dan pengolahan limbah serbuk kayu sebagai kertas. Putra Mahkota Elusion berjasa membuka kesempatan bagi rakyat jelata mengabdikan diri kepada kekaisaran! Putra Mahkota E

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD