37

2041 Words

Asley tergugu mendengar vonis hukuman mati yang dijatuhkan Kaisar Vlad terhadap dirinya. Orang berkata Asley tidak ada bedanya dengan seekor serangga beracun; terus menyerang dan menyengat siapa pun yang dirasa mengancam menurut insting. Namun, hidup memang dirancang demikian; bertahan atau binasa. Asley memilih bertahan. Segala metode, bila perlu, maka akan Asley pilih. Orang tidak tahu betapa sukar dan pelik liku kehidupan yang dialami seorang Asley. Masih segar rasa pedih di punggung, tempat sejumlah bekas luka cambuk yang diderakan duke terdahulu kepada Asley. Barisan luka yang tidak mendapat perawatan khusus dan hanya dibiarkan sembuh sekadarnya. Asley, kakak yang ditempa menjadi pedang. Sementara adiknya, adik laki-laki rupawan, yang mendapat perlindungan dari sang ibu. Bahkan seka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD