Bab 11

1003 Words

"Mengenai masalah kita. Aku ... aku baru mengetahui sesuatu. Dan ini, ini harus kita bicarakan," ucapnya yang terdengar aneh di telingaku. "Tentang apa? Apa kamu mau menghina aku lagi? Silakan. Asal bukan putraku yang kamu hina," kataku, masih berusaha berucap dengan nada santai. Aku menampilkan seulas senyumku, berusaha memperlihatkan keadaanku yang baik-baik saja setelah keluar dari tempat kerjanya. Aku ingin memberitahunya bagaimana aku bisa bertahan hidup sampai saat ini. Bagaimana kondisiku beberapa hari belakangan ini. "Bukan, bukan masalah itu. Aku minta maaf atas yang aku ucapkan waktu lalu," ucapnya. Minta maaf? Bolehkah aku egois saat ini? Sungguh. Rasanya aku ingin jual mahal padanya. Memang. Ini sama sekali bukan sikapku, akan tetapi ego tampaknya sudah menguasai hati dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD