Pukul dua belas saat Hana dan Jongin tiba di salah satu restoran yang berjarak tidak jauh dari cafe. Hana memilih kursi yang berada tidak jauh dari pintu masuk, sementara Jongin, pria itu bertugas untuk memesan menu di meja kasir. Hana mengamati bagaimana interior bangunan itu terlihat. Nuansa coklat kayu yang membuat nuansa hangat dan nyaman begitu terasa di sana, juga hiasan-hiasan khas musim gugur membuat tiap pengunjung yang datang kian merasa betah untuk berlama-lama. Saat sedang asyik mengamati, tanpa sengaja atensi Hana melihat sesuatu yang menarik mata. Adalah Lee Yeol. Pria itu terlihat tengah duduk bersama seorang gadis di meja tidak jauh dari dirinya. Pria itu terlihat begitu menikmati waktunya dan tentu saja tidak menyadari kehadiran Hana di sana. “Perkerjaan mendadak apa

