“Hei, ada apa denganmu?” Hana yang berjongkok sembari menutup telinganya sendiri memejamkan mata dengan erat. “Ada apa?” sentuhan pada bahu itu membuat Hana membuka matanya perlahan. Napasnya naik turun karena panik dan ketakutan. Di depannya sudah ada Lee Yeol, pria itu mengenakan jas hujan berwarna hitam. Menatap tepat ke arah matanya dengan wajah keheranan. Ah, bahkan Hana tidak sadar jika hujan turun saat itu. Ia begitu ketakutan. “Kenapa baru kembali?!” Hana menyeru. Tanpa aba-aba gadis itu kemudian menyerbu Lee Yeol dengan sebuah pelukan dramatis plus isak tangis yang terdengar lirih. Sedang pria itu sendiri hanya bisa merasa keheranan dengan apa yang dilakukan Do Hana. Namun meski begitu, tangan besarnya tetap terangkat dan menepuk-nepuk punggung si gadis yang masih saja ter

