Bab 74

1109 Words

Sadar jika apa yang ia katakan sudah membuat takut gadis di hadapannya ini, Seohyun meminta maaf. Dengan tawa pelan, wanita itu mendekat ke arah si gadis Kim, merangkul bahunya pelan dan meminta maaf kemudian. “Maaf, aku tidak bermaksud untuk menakutimu. Aku hanya mengatakan kenyataan saja,” katanya. Jina hanya bisa mengangguk kaki, jujur saja ia tidak bisa bereaksi banyak terhadap cerita Seohyun yang terbilang cukup mengejutkan. Bukannya apa, tapi jika dilihat dari aktivitas sehari-hari juga bagaimana interaksi yang dilakukan keduanya selama di perusahaan, sama sekali tidak mencerminkan jika Han Seojun dan Han Seohyun adalah saudara kandung. “Kau pasti bertanya-tanya mengapa Seojun bisa menjadi direktur sedangkan aku justru hanya sebagai kepala divisi?” celeut Seohyun Tiba-tiba. Wan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD