30. Menuju Tahap Dua

2544 Words

Kegagalan tidak mungkin Armei temui. Dalam sekejap sebelum targetnya pergi dia berhasil menahannya. Tampak dari belakang masih menjadi ayahnya Frey, ketika Armei mencengkeram bahu orang itu dan tak tanggung-tanggung memukul wajahnya telak hingga tersungkur dan pedangnya terpental beberapa langkah, orang itu berubah menunjukkan wujud aslinya. Dia adalah orang yang sama seperti waktu itu yaitu salah satu utusan Raja Roz Ziloy. Armei menatapnya marah. Lalu, dia mengambil pedangnya dan membersihkan sarung pedang yang berbekas tangan orang itu dengan kasar.  "Tak seorang pun yang boleh menyentuh pedangku bahkan Chris sekalipun tak akan kuizinkan. Kau ... dengan mudahnya mengelabuhiku saat keadaanku lengah dan merebut pedangku. Sungguh pengecut!"  Tajamnya pandangan Armei melebihi ujung pedang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD