Para Mhonyedt

1810 Words
Ostra, Gaal, dan Riolo kini kembali melakukan pertemuan khusus untuk membahas hal-hal penting. Gaal dan Riolo sendiri memang tengah berencana untuk meminta izin untuk melaksanakan rencana perancangan senjata di mana keduanya bekerjasama untuk membuatnya. Jika Ostra memberikan izin pada mereka, tentu saja mereka akan bisa segera membuat senjata yang membuat keduanya bersemangat. Sementara itu, Ostra ingin mendengar penjelasan dari Gaal mengenai hasil penelitian yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Gaal pada seorang mhonyedt yang dibawa oleh Riolo. Memperhitungkan waktunya, Ostra yakin jika saat ini Gaal sudah menyelesaikan penelitiannya. Ostra tentu saja ingin mendengar penjelasan detail mengenai apa yang sudah ditemukan oleh Gaal tersebut. Sementara Riolo sendiri terlihat ingin membahas masalah di mana sebelumnya Ostra sibuk memenuhi permintaan Clara. Namun, dirinya mengurungkan niatnya tersebut. Sebab ia sadar, bisa saja hal itu membuat Ostra marah dan tidak akan setuju dengan apa yang akan ia minta pada Ostra mengenai pembuatan senjata yang akan ia lakukan dengan Gaal. “Jadi, bagaimana yang sudah kau temukan dengan hasil penelitianmu?” tanya Ostra membuka pertemuan tersebut. Tentu saja Gaal dan Riolo terlihat fokus, keduanya memfokuskan perhatian mereka dengan hal yang akan mereka bicarakan dalam pertemuan tersebut. Gaal mengangguk lalu dirinya pun menunjukkan hasil laporan penelitian yang memang sudah ia lakukan sebelumnya pada para mhonyedt. Saat ini, mhonyedt itu masih berada di ruang penelitian khusus Gaal. Meskipun memang Gaal sudah selesai melakukan penelitian pertamanya, tetapi hasil penelitian ini membuat Gaal merasa jika dirinya harus melakukan penelitian untuk kedua kalinya. Karena itulah dirinya memilih untuk menjaga bahan penelitiannya, dengan sangat baik. Demi memastikan semuanya tetap baik-baik saja hingga waktu penelitian keduanya tiba. “Ini menarik sekaligus membuatku merasa cemas,” ucap Gaal saat Ostra dan Riolo terlihat membaca hasil laporan penelitian yang sudah ia berikan. Riolo dan Ostra pun mengernyitkan keningnya, sebab keduanya sadar apa yang dimaksud oleh Gaal tersebut. Ostra sendiri meletakkan laporan hasil penelitian dan berkata, “Intinya, kau merasa jika para mhonyedt yang tampak lebih kuat dan semakin liar tersebut bukanlah hal yang terjadi secara alami dan sangat aneh. Sebab kau merasa jika semua itu terjadi karena campur tangan penelitian.” Gaal mengangguk. “Aku yakin betul, jika semua perkembangan otot dan sel otak mereka adalah hal yang terjadi karena sebuah penelitian yang bagiku terlihat sangat menarik,” ucap Gaal sembari mengernyitkan keningnya dan menatap laporannya sendiri. Sebelumnya, Gaal merasa jika hal ini sangat mustahil, bagaimana mungkin hal tersebut terjadi karena hasil penelitian. Padahal, Gaal yakin jika tidak ada siapa pun yang memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian selain dirinya. Jika pun memang ada di tengah para manusia yang bisa melakukan penelitian, rasanya sangat mustahil mereka melakukan penelitian dan eksperimen yang membuat para mhonyedt berkembang serta semakin kuat. Sebab itu sama saja membuat mereka semakin kesulitan menjalani kehidupan di tengah tekanan dari berbagai sis ini. “Siapa kira-kira yang memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian semacam ini?” tanya Riolo tidak bisa menahan diri untuk ikut merasa penasaran mengenai situasi yang tengah terjadi tersebut. Sebab ia sadar, ini adalah situasi yang sangat tidak terduga. Di mana mereka mungkin saja berhadapan dengan musuh baru yang sangat tidak mereka duga sebelumnya. “Aku tentu saja tidak memiliki kemampuan untuk memastikannya dengan jelas, tetapi aku lebih dari yakin jika ini bukan ulah salah satu dari manusia,” ucap Gaal. Ostra yang mendengarnya mengangguk, karena memiliki pemikiran yang sama dengan Gaal. “Meskipun sangat masuk akal bagi para manusia masih memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian dan mengembangkan sesuatu, sangat tidak masuk akal mereka semua melakukan penelitian yang membuat mereka semakin kesulitan karena salah satu musuh mereka menjadi semakin kuat,” ucap Ostra mengemukakan pendapatnya bahwa teori para manusia yang berada di balik semua situasi ini sangat tidak masuk akal. “Memang benar. Rasanya tidak masuk akal saat para manusia menjadi dalang dari semua ini,” ucap Riolo setelah dirinya selesai menganalisis situasi yang telah terjadi tersebut. Namun, hal tersebut malah semakin membuat Riolo merasa penasaran dan bertanya-tanya, siapakah yang menjadi dalang dari situasi tersebut. Lalu apa yang menjadi alasan mereka melakukan hal yang sangat tidak masuk akal tersebut. “Siapa pun dalangnya, kita masih tidak bisa menebak atas dasar apa mereka melakukan penelitian yang sangat tidak berguna ini,” ucap Ostra benar-benar tidak bisa membaca pikiran orang yang menjadi dalam situasi tersebut. Ia juga tidak bisa memprediksi siapa yang memang mendalangi hal tersebut. Rasanya ini sangat menjengkelkan bagi Ostra, karena dirinya sepertinya tengah bertarung dengan seseorang di dalam kabut. Di mana dirinya tidak bisa memperkirakan serangan yang akan ia terima, dan merancang rencana untuk menghadapi musuhnya tersebut. “Ini memang situasi yang tidak terduga dan aku sendiri tidak bisa memprediksi apa yang terjadi ke depannya, tetapi satu hal yang bisa kupastikan, bahwa kita semua harus waspada. Aku merasakan firasat yang sangat buruk, mengingat jika saat ini kita sudah memiliki satu musuh yang belum kita ketahui entah itu identitas maupun alasan yang mendasari mereka bertindak seperti ini. Kita hanya perlu fokus untuk memastikan bahwa kita tidak memiliki celah apa pun yang memungkinkan mereka semua menyerang kita,” ucap Ostra membuat Gaal dan Riolo yang mendengarnya mengangguk sepakat dengan apa yang sudah diarahkan oleh sang pemimpin tersebut. “Kalau begitu, aku juga akan melakukan penelitian tahap kedua saat aku sudah menyelesaikan beberapa pekerjaanku,” ucap Gaal mengungkap rencana yang akan segera memulai penelitian tahap kedua terhadap mhonyedt yang memang menjadi bahan penelitiannya. Lalu Riolo yang menyadari pembicaraan mengenai hal tersebut sudah selesai, segera terlihat bersemangat karena dirinya memang ingin berbicara mengenai apa yang ingin ia lakukan bersama dengan Gaal. Yaitu rencana untuk membuat kolaborasi merancang senjata militer yang sangat luar biasa. Lalu Riolo pun berkata, “Kalau begitu, sekarang giliranku. Aku dan Gaal tengah bekerja sama untuk merancang senjata militer yang luar biasa untuk menambah kekuatan militer kita. Karena itulah, kami sekarang meminta izin darimu untuk melanjutkan apa yang tengah kami lakukan.” Ostra yang mendengar hal itu pun agak mengubah ekspresinya dan berkata, “Saat ini jangan mengganggu Gaal. Ia harus menyelesaikan semua pekerjaannya terlebih dahulu. Jadi, tunda dulu semua yang kau rencanakn karena aku tidak akan memberikan izin yang kau minta itu.” Mendengar apa yang dikatakan oleh Ostra, tentu saja Riolo terlihat sangat kecewa. “Kenapa kau mengganggu kesenanganku dengan cara ini? Bahkan Gaal pun tidak keberatan untuk bekerja sama denganku,” ucap Riolo tidak bisa menyembunyikan kekesalan yang ia rasakan. Ostra pun mengalihkan pandangannya terhadap Gaal dan bertanya, “Apa kau benar-benar tidak merasa keberatan? Kurasa kau terlalu sibuk dengan penelitianmu hingga tidak bisa bekerja sama dengan Riolo untuk merancang senjata. Apa aku salah?” Gaal terlihat memasang senyum dan menjawab, “Kurasa aku terlalu sibuk untuk menambah pekerjaan dan menambah pekerjaanku.” Tentu saja jawaban tersebut sukses membuat Riolo mengerang kesal, sebab Gaal saat ini jelas-jelas mengkhianatinya dan berbuat sesukanya. “Benar-benar menyebalkan, karena kalian kini bekerja sama untuk mengkhianatiku,” ucap Riolo terlihat benar-benar kesal hingga tidak tertolong. ________________________ “Sepertinya sekarang semuanya sudah aman,” ucap Zayn ketika dirinya kembali dengan kelompok kecil yang ia pimpin untuk memeriksa area sekitar sekaligus memantau beberapa jalur pelarian dari ketinggian. Karena para mhonyed tselalu berkeliaran di sekitar area tersebut, dan bahkan bangsa Draconian juga menguasai tempat persembunyian baru mereka. Jadi, mereka harus bersembunyi di tempat tersebut dalam beberapa waktu. Mengingat mereka harus mengumpulkan berbagai kebutuhan untuk melanjutkan perjalanan mereka. Sekaligus menunggu waktu yang tepat untuk ke luar dari tempat persembunyian mereka tersebut. Setelah sekian lama menunggu, pada akhirnya kini pun semua orang sudah sepakat untuk melanjutkan perjalanan, mengingat Zayn sendiri sudah mengonfirmasi jika jalur yang akan mereka gunakan untuk menuju tempat yang kemungkinan besar aman untuk digunakan untuk bersembunyi, sudah bersih. “Kalau begitu, kita bisa segera bergegas untuk menuju tempat persembunyian baru kita,” ucap Helio. Calvin mengangguk setuju degan apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu. Namun, beberapa saat kemudian, Calvin berkata, “Namun, sebelum itu kita semua harus menyiapkan kebutuhan kita untuk melakukan perjalanan. Terlebih, dalam perjalanan kali ini kita tidak bisa memprediksi medan yang kita tempuh sekaligus tempat yang bisa kita gunakan untuk beristirahat nantinya. Jadi, kita harus menyiapkan berbagai hal untuk memastikan bahwa semua keperluan kita tetap terpenuhi selama perjalanan ini.” “Kalau begitu, kita harus membagi kelompok untuk mencari keperluan kita. Hal yang paling penting adalah makanan yang akan awet dalam waktu yang lama, dan persediaan air,” ucap Zayn mengusulkan untuk membagi kelompok agar semuanya bisa dikerjakan dalam waktu yang singkat. Toh, Zayn yakin dengan betul bahwa kerja sama mereka sangat baik, hingga tidak akan sulit jika mengerjakan tugas seperti ini. Lalu Calvin pun membagi kelompok mereka untuk bergegas melakukan tugas mereka masing-masing. Tidak membutuhkan waktu terlalu lama, mereka pun bergegas untuk pergi ke arah yang mereka tuju untuk menjalankan tugas kelompok mereka masing-masing. Calvin sendiri mendapatkan tugas untuk mencari bahan makanan dan air minum. Ia memimpin kelompok yang berisi beberapa pria dewasa yang cukup kuat. Lalu Calvin dan kelompoknya berjalan cukup jauh. Hingga mereka menemukan sebuah mata air kecil, tetapi di sekitarnya terlihat banyak tumbuhan yang tumbuh subur bahkan berbuah lebat. Semua itu cukup untuk menjadi sumber makanan mereka selama beberapa hari. Terlebih jika mereka menyimpannya dengan cara yang baik. Tentu saja anggota kelompok tersebut terlihat bersemangat, tetapi Calvin segera memberikan isyarat bahwa mereka tidak boleh bergerak dari posisi mereka. “Jangan bergerak,” bisik Calvin saat menyadari jika ada hal yang aneh di sekitar sumber air tersebut. Lalu tak lama setelah itu, Calvin pun melihat beberapa mhonyedt yang bersembunyi di sana, menghindari sengatan panas yang memang cukup terik di sana. Untungnya, Calvin dan teman-temannya memang berada di area yang cukup tinggi, hingga mereka pun bisa memantau apa yang terjadi di area yang akan mereka datangi. Calvin mengetatkan rahangnya. Padahal tempat tersebut memiliki semua yang ia butuhkan. Ada bahan makanan dan sumber air, jika mendatanginya akan cukup baginya untuk kembali dengan membawa sumber makanan serta air yang dibutuhkan untuk semua kelompoknya. Namun, saat ini terlalu berbahaya bagi mereka untuk menyerang para mhonyedt. Hal itu terjadi karena Calvin sadar bahwa para mhonyedt saat ini jauh berbeda daripada para mhonyedt yang ia kenal sebelumnya. Para mhonyedt jelas lebih kuat dan liar. Calvin sendiri tidak yakin jika dirinya bisa menang melawan satu dari mereka. Terlebih jika mereka semua berada dalam gerombolang, Calvin rasa kelompoknya yang akan mendapatkan kerugian yang sangat besar. Mereka mungkin saja akan terluka parah dan tidak bisa mengikuti perjalanan yang sudah direncanakan ini. Nico pun memberikan isyarat pada mereka semua untuk mundur dengan penuh kehati-hatian. Tentu saja anggota kelompoknya menurut dan mundur secara perlahan. Setelah jauh dari posisi tersebut, salah satu anggota pun bertanya, “Sekarang bagaimana? Apa kita akan kembali tanpa membawa makanan apa pun? Bukankah lebih baik kita kembali dan menyerang para mhonyedt saat mereka tengah lengah seperti itu?” Calvin yang mendengar hal itu pun menggeleng dengan tegas dan menjawab, “Sebab kita tidak akan pernah menang melawan para mhonyedt yang kini jelas lebih kuat dari pada kita. Ingat, misi kita memang mencari makanan, tetapi kita jelas harus memastikan bahwa kita tetap selamat dan tidak terluka dalam prosesnya.”
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD