60| Tentang Kenangan dan Masa Kelam

1459 Words

TEPAT pukul dua belas malam lewat tiga belas menit, Nasya berhasil menampakkan kakinya di depan sebuah bar bernama sidewalk yang terletak dipinggir jalan raya dengan kondisi yang cukup sepi. Terlihat menatap sosok bar berukuran tidak terlalu besar yang Chris jadikan sebagai titik temu mereka di malam menjelang hari ini dengan tarikan napas panjangnya. Memiliki firasat tidak terlalu bagus akan apa terjadi padanya kemudian. Namun, meski otak gadis itu menolak dengan kuat, hati Nasya nyatanya bekerja lebih besar. Memiliki perasaan ingin tahu yang tidak main-main akan informasi apa yang Chris mau sampaikan kepadanya. Jadi sesudah meyakinkan dirinya sekali lagi, gadis yang saat ini tengah mengenakan sebuah topi hitam itu nampak melanjutkan langkahnya. Melangkah menyebrangi jalan raya itu hin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD