Bab 29. Antarkan Makan Siang

1143 Words

Hera benar-benar istri yang sempurna. Ia selalu memastikan semua yang terbaik untuk Gama. Hera ingin agar Gama bisa memperbaiki gaya hidupnya yang semula berantakan. “Aku tak sabar melihat reaksi Gama saat ia tahu kalau aku datang ke kantornya dengan membawa makan siang,” gumam Hera di dalam lift. Ya. Saat ini Hera hendak naik ke lantai dimana ruangan Gama berada. Beberapa saat kemudian, pintu lift terbuka lebar, dan kaki Hera yang jenjang dan indah, kini melangkah maju. Hera mengukir senyum paling manis untuk bertemu dengan suaminya. Di depan ruangan suaminya, Hera melewati meja sekretaris suaminya yang bernama Vivi. “Nyonya Hera. Selamat siang,” sapa Vivi yang seketika berdiri lalu membungkukkan tubuhnya. Hera tersenyum. “Apa Gama ada di ruangannya?” tanya Hera pada Vivi. Vi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD