Sudah dua minggu berlalu, sejak kejadian ayahnya naik pitam untuk pertama kali kepada Mona. Mona juga sudah dua pekan ini meninggalkan rumah. Di antara keluarga yang paling terpukul adalah Resti, ibundanya. Ia tak menyangka anak sulungnya akan bernasib seperti ini. Sarah merasa kesepian di rumah, Adi semakin menjadi lebih pendiam dari sebelumnya. Fariza sangat merasakan situasi setelah Mona meninggalkan rumah, naluri saudara sambung dalam benak Fariza ternyata menyimpan sejuta kebohongan besar, ini yang diharapkan awalnya, ia ingin Mona merasakan betapa ia sengsara atas segala kebenciang kakak tirinya itu. Cup… “Pagi Sayang!” Sapa Akbar pada istrinya yang rupanya sedang melamun. Semenjak insiden Adi menampar Mona, istrinya menjadi lebih sering melamun. Dari sorot matanya tak bisa d

