"Oh, gitu. Iya saya sudah mengenal Lita sejak lama." "Bagus dong, makanan yang tadi adalah masakan Melina eh maksudnya Lita. Semoga kamu suka," ujar Ummi Maryam memberitahu Edo. Setelah mengetahui fakta itu, Edo merasa senang karena lidahnya tidak akan salah. Edo sangat hafal dengan rasa masakan Lita, masakan yang selama ini dia rindukan. Bukan hanya masakannya saja, yang memasaknya juga Edo sangat rindu. "Edo sangat suka kok Ummi, masakan Lita memang selalu enak. Rasanya sama sekali tidak berubah," komentar Edo. "Kalian sepertinya sudah mengenal sejak lama ya? Sampai Nak Edo sangat hafal rasa masakan Lita." "Iya, Ummi." Bukan Edo yang menjawab, melainkan Lita yang menjawab. "Ummi tulunin Lahmah, Lahmah mau di camping Abi," rengek Rahmah pada Lita setelah selesai menangis, karena ban

