31. Rahmah

830 Words

"Cup cup anak Ummi yang cantik kok malah nangis sih?" tanya Lita sambil mengusap air mata Rahmah. "Lahmah ndak endut Ummi, Lahmah cantik tayak Ummi yang ndak endut," ujar Rahmah sambil menangis. "Iya, Rahmah cantik nggak gendut kok. Kan Ummi cuma bercanda sayang." "Benelan Ummi." "Iya, Rahmah sayang." Dari kejahuan, terlihat dua pria tampan yamg berjalan menghampiri Lita dan Rahmah. "Lita!" "Melina!" Kedua pria tampan itu memanggil Lita dengan panggil berbeda, mereka adalah Fatih  dan Edo yang baru datang dari suatu tempat. "Loh Mas Edo kok masih ada di sini? Bukannya tadi baru saja pergi?" tanya Lita reflek setelah melihat kedatangan Edo. "Memang kenapa kalau saya ada di sini? Tidak boleh?" jawab Edo ketus yang menyakiti hati Lita, walau sebenarnya Edo tidak sengaja melakukan it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD