Cha

3234 Words

  Hari yang baru telah dimulai, Icha tau fakta bahwa dirinya memilih kerja paruh waktu sangat berisiko. Ntah karena ia mungkin akan terlalu sibuk dengan pekerjaannya hingga tidak belajar, Icha harus ingat bahwa ia bisa bersekolah disini karena beasiswa. Tapi Icha merasa ini sebuah tantangan baru yang harus diterimanya, ntah berakhir baik atau tidak yang pasti Icha hanya bisa melakukan hal ini untuk mendapatkan biaya. Baru saja beberapa langkah memasuki kelas, Icha sudah langsung dihadiahi tatapan-tatapan aneh dan menusuk dari beberapa siswa. Tapi Icha yang dasarnya memang sudah cuek tak memperdulikan ketika siswa-siswa tersebut menatap dengan tatapan aneh dan menusuk. Sungguh Icha tak akan perduli. Icha mendudukkan tubuhnya ke bangkunya bersama dengan Erika, Icha melihat Erika belum da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD