Asoka menautkan kedua tangannya satu sama lain. Matanya menatap meja kayu dengan beberapa hidangan. Jantungnya berdetak begitu cepat, bahkan jika diperhatikan dengan cermat, tangan Asoka terlihat bergetar. Dia sangat gugup berada di depan seorang wanita yang menatapnya dengan lekat. Wanita yang dulu sangat dekat dengannya. Wanita yang sudah menganggapnya sebagai putrinya sendiri. Namun hubungannya kini sudah berubah. "Ada apa kamu mau ketemu sama saya?" Tanya orang itu dengan ketus. Dia melengoskan wajahnya karena merasa muak menatap Asoka. "Asoka mau minta maaf sama Mama. Asoka tau Asoka salah tapi sekarang Asoka sudah kembali. Asoka menepati janji Asoka bahkan Asoka rela meninggalkan dunia seni yang dulu Asoka geluti." Kata Asoka dengan tulus. Ya, saat ini dia sedang bertemu dengan I
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


