Bab 22

1496 Words

Asoka menutup pintu kamarnya dengan cepat hingga menimbulkan suara yang lumayan keras. Dia membanting ponselnya ke ranjang dan merebahkan tubuhnya dengan asal. Matanya berkaca-kaca karena pertengkarannya dengan Kakaknya tadi ditambah pesannya yang tak kunjung mendapatkan balasan dari Aldo. Pikirannya melayang ke awang-awang. Dia menebak dimana Aldo sekarang, dengan siapa laki-laki itu sekarang, dan apa yang sedang dilakukan oleh Aldo hingga tidak sempat menghubungi dia dan mengirimkan pesan kepadanya. Rasanya Asoka ingin keluar dari rumah ini dan mencari keberadaan laki-laki itu. Jika mereka bertemu nanti dia akan menanyakan semua pertanyaan yang bersemayam dipikirannya. Sayup-sayup Asoka mendengar percakapan yang ada di ruang keluarga. Dia mendengar Kakaknya terus mengatakan hal-hal yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD