12

1511 Words

Deras air hujan jatuh mengenai payung yang saat ini melindungi tubuh Aldo. Sepatu fantofel hitam menjadi sasaran kepakan dari air yang menggenang dijalanan. Berbagai warna payung dan mantel tampak bersliweran di bahu jalan. Banyak juga mobil dan motor yang menerobos hujan yang belum berhenti. Aldo berjalan santai dibawah payung merahnya. Tangannya memegang erat plastik hitam yang berisi martabak manis pesanan Asoka. Saat ini dia menuju sanggar tari Asoka dan memilih berjalan kaki, karena memang jarak tempat bekerja mereka tidak jauh. Suara gending jawa sudah masuk ke indra pendengaran Aldo. Hal itu menandakan jika dia sudah dekat dengan sanggar tari Asoka. Dia semakin mempercepat langkahnya agar segera sampai dan bertemu dengan kekasih cantiknya itu. Aldo terdiam sejenak begitu melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD