Bab-31

1064 Words

Semuanya baik-baik saja jika sang Kakek tidak meminta Anca agar menikahi perempuan anak dari pemilik saham terbesar di perusahaan kakeknya. Permintaan yang dilandasi oleh paksaan jelas bukan perkara mudah bagi seorang lelaki yang belum siap berkomitmen dan membina rumah tangga, ditambah dengan perempuan yang tidak diinginkannya. Anca merasakannya. Merasa bergulat dengan pikiran dan keadaan di masa itu. Antara iya dan tidak tentu memiliki resiko tersendiri dan berujung menjebak. Terlepas dari masa itu, Anca belum pernah merasakan perasaan mengganggu yang berkaitan dengan perempuan sebelum bertemu sosok Mori. Hal itu jelas kebetulan. Anca yang bingung harus bersembunyi di mana karena memilih kabur menjelang hari pernikahannya, malah menemukan sosok Mori dengan pakaian tidurnya sedang menyir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD