Lanjut#
Glen pun menjawab " saya yang melakuknya"
Lusi berfikir bahwa ia mengira yang melakukannya Evan ternyata Glen".
" kenapa kamu melakukan nya!" Lusi memangang pinggangnya untuk bertanya ke Glen".
"Karena kamu telah membuatku kehilangan 1 juta Dollar, apa kau tau baby, sekarang pun kamu membuat aku kehilangan mobil sport ku dan kamu tau kan akibatnya,,Tapi lupakan saja dulu, sekarang kamu pergi ke taman belakang dan mandikan cat , lalu siapkan makan malam"Ucap Glen ke Lusi dengan santai".
" oh ya, baiklah"
Lusi menuju ke taman belakang, dirinya sudah berfikir dan berjalan ke belakang,Tidak! tunggu dulu bukankah Glen Rachman lah yang Mengerjai saya lebih dulu. begitu di balas, malah menyalahkan saya, benar-benar tidak masuk akal"Gerutu Lusi". Iya pun memanggil cat,,
"Cat!!!
"Cat!!
Datanglah seekor anjing tapi,, bersuara! Guk, Guk,
" Lusi bertanya,,,,Kamu cat"(Guk) sambil menjilat Lusi,,kenapa menamainya cat padahal ia seekor anjing bukan kucing"berhenti menjilat ku denga kesal"!.
# Sore hari ,Lusi sudah memandikan cat,, tetapi cat itu malah menggoyangkan ekornya sampai-sampai Lusi basah kuyub,,
Setelah di permalukan oleh orang-orang itu , seekor anjing pun menindasnya! merasa tertekan,(merasa bersalah), Apakahh langit sudah buta,"teriak Lusi" dan tiba-tiba hujan pun turun ,,Lusi merasa di permainkan"""!....
Skip
kemudian Lusi kembali ke asrama, ia juga sudah menganti pakaian, lalu menuju ke dapur untuk memasakkan makam malam tuan muda nya,
Oh, karena mereka saya lupa untuk membeli sayur. Oh tuhan semoga ada makanan di dalam lemari es,, ia menuju ke lemari es tapi ternyata,,,," Hah. kosong,, nga ada makanan di kulkas hanya tersisa tepung, sedangkan para tuan muda sudah berteriak dari tadi!".
POV Tuan muda
"hey jelek, apa makan malam sudah siap belum?
"Gadis, cepatlah!
"Lusi, Saya lapar cepatlah, atau kau akan tau akibatnya!"?
" apakah mereka iblis"ucap Lusi karena terkejut yang tiba-tiba tuan nya berteriak".
Setengah jam kemudian, makanan sudah selesai,, kemudian ia menghidangkan di meja makan, yang terlihat begitu enak , tapi entahlah bahan makanannya sebagai dari mana..!. mereka semua sudah berkumpul di meja makan!"...
Tuan-tuan ,silahkan di nikmati" ucap Lusi".
Lusi duduk lah dan makan bersama kami"ucap Andhika ke Lusi!".
Terimakasih tuan Kasela" jawab Lusi ke Andika!".
Mereka semua sudah memulai makan,,,
Eh, jelek, mengapa tidak ada daging di dalam mie kamu"ucap Evan ke Lusi".
Nikmatilah makanan yang sudah saya hidangkan!"Batin Lusi".
Saya vegetarian Tuan Anggaran!" jawab Lusi ke Evan".
Dan tiba-tiba ada cat (Nama anjingnya) datang menatap ke arah makanan itu!""( guk- guk- guk-)
Kenapa cat ada di sini!"ucap Adhika ke mereka"..
Dan menatap kearah mangkuk kita!?" jawab Evan".
Apa daging nya berasal dari,,,?"ucap Andhika jijik"..
Makanan anjing,, Mereke semua pada Mual-mual,,Lu-Si..... dan Lusi dari tadi menghilang tanpa mereka sadari""!!!!
Sementara di Kamar mandi,,
Sial, berani sekali dia berikan makanan anjing ke saya, saya tidak akan melepaskan nya ?ucap Andhika yang jijik'".
Andhika, tolong lah jangan di ungkit lagi. saya berasa mual,,,! jawab Glen".
Masa seburuk itu ? menurut saya rasanya cukup lumanyan kok,! Ucap Evan tanpa merasa jijik".
Andhika dan Glen merasa mual mendengar jawaban Evan"...
Skip
Malamnya,,
Lusi berada di kamar tidur andhika, tanpa ia sadari! sampai-sampai dirinya sedang menikmati mimpinya,,,yang di mana mimpinya tersebut!?...
Lusi sedang memasuki dunia yang di mana ia menghayati dirinya yang sedang bersantai di pantai,,,Dan di Kawali para tuan muda!!....
Nona Raisa, tidak seharusnya saya menindasmu. sekarang izinkan saya untuk memijat kaki mu "ucap Evan yang ada di mimpi Raisa".
Nona Raisa, sebelumnya semua adalah salahku. Sekarang izinkan saya untuk mengoles minyak ini untukmu!" Ucap Glen yang ada di dalam mimpi Raisa?!""...
Raisa, kamu begitu luar biasa. kamu berhasil mengumpulkan 10 juta Dollar, ini semuanya salah papa.tidak seharusnya Papa mengusirmu" ucap Papa nya raisa!"..
Nona Raisa, tidak seharusnya aku mencuri ciuman kamu , begitu juga yang kedua, tolong maafkan saya!"Ucap Adhika"
Menyesal sekarang, sudah terlambat"!?ucap Raisa yang antusias".
Evan! kamu pergi cuci piring".
Glen! kamu pergi menyapu lantai".
Andhika! kamu pergi menyapu meja".
dan kamu Papa, ah lupakan saja! Ha-Ha akhirnya bisa bebas, (bertolak pinggang)," ucap Raisa".
Nona Raisa, apakah kamu haus, minumlah sedikit air ini! ucap laki-laki yang di mimpi Raisa".!
seorang laki-laki ganteng yang datang untuk menawarkan minuman ke Raisa,, entah kenapa muka itu sama seperti muka Andhika kasela!!
kenapa sekarang laki-laki itu terlihat seperti Andhika kasela,, Tapi dia punya tubuh yang bagus,, eh? ini kan cuman mimpi kenapa seperti nyata,,,
Andhika langsung naik ke tempat tidur, lalu berbaring di samping Raisa,
ini kan mimpi kenapa seperti nyata,,,raisa meraba-raba d**a Andhika sehingga ia mencoba mencengkram d**a Andhika,,,
Gadis gila, apa yang kau lakukan"!!?, d**a Andhika terlihat bengkak karena cengkraman Raisa".
Cih, ini bukan mimpi ternyata !! kenapa tengah malam kamu malah masuk ke kamarku?!"ucap Raisa marah ke Andhika".!
Hei. Lihatlah baik-baik kamar siapa ini, Andhika langsung menyalakan lampu kamarnya"!
Raisa , melongo! saya yakin saya tidur di kamar pelayan. kenapa sekarang ada di kamar Andhika kasela!.
Maaf-maafkan saya tuan Andhika kasela, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi".
Huh, kamu mikir dengan menyelinap ke dalam kamarku, lalu selesai dengan minta maaf,,( Andhika menangkap rambut kepang Raisa,,! mau lari ya!)
jadi harus bagaimana!! sambil memberontak"!!
Tentu saja menyelesaikan hal yang belum kita selesaikan....! Andhika menindih tubuhnya Raisa.!!!
Hal yang belum kita selesaikan,,? ucap raisa merasa takut"..
sementara Andhika sudah membuka sebagian baju nya ,, senyum jahat,,...
Hei, kenapa malah buka baju! teriak Raisa yang menutupi wajahnya,,, dirinya hanya berpura-pura berteriak, melainkan yang ada di pikiran nya , kenapa nga sekalian celana dalamnya,,
Ayuk baby.. !
hah, dia serius!!! hei berhenti, berhenti!!!
pintu terbuka...
Hey, lagi main apasi ?
Tolong, tuan Rachman,, Ngedorong Andhika yang berada di atasnya"""!!! ucap Raisa
Poof, Andhika. apa kamu tidak paham pepatah kelinci tidak memakan rumput di sekitar sarangnya....! bagaimana bisa kamu melakukan itu kepada pelayan kita""!!
IYA,,,,
dan lagi dia sangat jelek....
Iyaa! iyaa!!
apa? tidak sadar....
Glen, Mari bermain bersama....
Ha! Andhika kamu memang mengenalku....
Apa yang terjadi...!
kamukan sudah tahu,,, melatih tangan...!!
Tidak..! Hentikan saya ini sangat jelek...
oh, semua akan sama jika lampu di matikan....!!
Evan mendadak muncul , dan menatap mereka....
Tuan anggara! tolong saya...
Apa kamu memintanya ikut untuk bermain bersama! ucap Glen...
TIDAK...
Atau hanya kami berdua saja tidak akan membuatmu puas ya! ucap Andhika"...
TIDAK MUNGKIN....
Tuan anggara! saya tahu kamu orang yang baik, benerkan . dan kamu lah paling bijak di antara mereka,,, Raisa memohon ke Evan untuk menolong nya'..
Evan menatap Lusi dengan kasihan,,, Mari saya tolong! pahlawan penyelamat gadis cantik, sikap Evan langsung berubah,,, langsung menonjok Andhika, dan menendang Glen...!!
Jangan lagi kalian menindas Lusi,,, ucap Evan"..
dan Lusi hanya bersembunyi di belakang nya,,!
Idiot, menyebalkan sekali,, ucap Andhika...
Bodoh,,!!
Tuan anggara, memang kamu yang terbaik, kamu lebih bijak di antara mereka,,, Lusi memuji Evan !!!.ucap Lusi ke Evan...
Ha-Ha ha-ha, Lusi kamu mema pintar,....
Idiot, dia benar tertipu habis-habisan oleh gadis itu!!..
yep..
Lusi kamu juga tidak bisa menyalahkan kami, tengah malam kamu datang ke kamar Andhika, tentu hal itu mudah membuat orang salah paham?? ucap Glen..
Saya beneran minta maaf, saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. mungkin saya berjalan sambil tertidur" ucap Lusi ke mereka...
dalam batin Lusi,. bukan seperti itu!! saya marah. Tapi tetap harus tersenyum!?
Tidur sambil berjalan? apa hal itu bisa saya coba juga ke kamu! ucap Andika..
Saya beneran minta maaf Tuan Andhika kasela" ucap Lusi yang menahan diri..
"ucap andhika kepada Lusi ! kalau minta maaf berguna, untuk apa ada polisi! (berbalik) kalau kamu benar-benar ingin menebus kesalahanmu itu. maka berikutnya kamu harus patuh pada perkataan kami! ( melirik ke Lusi) .
Ok. baiklah. Tuan kasela, selamat malam.! ucap Lusi yang tetap menahan diri...
pintu tertutup, meski begitu mereka tetap senyum nakal,,,!!