Bab 7 (Pertama kali bekerja udah sial)

554 Words
Lanjut# "Cih. Bagaimana ini?? Laki-laki yang datang adalah Andhika kasela, iyapun bertanya ke Meraka apa yg sedang terjadi di sini,,Tim Amara pun terlihat gemetaran karena melihat Andhika yang sedang Ngedorong Raisa,,.,,, Andhika pun berkata, berani sekali kamu memperlakukan pelayanku seperti itu,, Andhika pun mengusir mereka dan tidak boleh lagi masuk ke Taman Royal itu". lalu, Andhika pun menjulurkan tangannya ke Raisa untuk membantu nya berdiri,, Tampa di segaja Andhika menyadari sesuatu ,ia pun tersenyum menyeringai,,, dan Raisa pun terlihat kaku meski iya enggan mendapatkan juluran tangan andhika,iyapun berpura-pura bodoh,,, Kemudian andhika mendekat ke arah telinga Raisa, iya pun berbisik ke Raisa,,, Reaksi lucu Raisa yang sambil Ngedorong Andhika,,, membuat Andhika tertawa lepas".. #Kantor > Ini seragam kerja kamu ya '-'. Terimakasih". _ Raisa pov "oh, apa ini seragam kerja punya akuu,(keringat dingin)". Raisa pun pergi Menganti baju kerjanya yang terlihat seperti Baju Erotis,"gumam Raisa"pasti ini desain dari Andhika atau Glen, menjijikkan sekali"-". meski sekarang merasa tertekan karena memirkirkan apakah Andhika, akan memanggil nya Raisa atau lusi,,,, "Ah, lupakan saja , kalau aku ingat dia, bikin tambah marah aja , dia Benar-benar playboy" gumam Raisa" Setelah Raisa sampai, iya langsung membuka pintu Asrama yang di tinggali para tuan muda, sedangkan para tuan muda sedang duduk santai di ruang tamu,, kemudian Evan dan Glen telihat dengan keadaan kesal karena kalah taruhan dengan andhika!!??. *Hey jelek , akhirnya kamu kembali . aku sudah kehilangan 1 juta Dollar, dalam taruhan merangkai bunga ,, gara-gara kamu!!!".ucap Evan"..( "Apa maksudnya tuan anggara? kok saya tidak mengerti"ucap Raisa polos". *wajar kalau tidak mengerti. manusia normal tidak akan pernah mengerti perkataan evan"ucap Glen di iringi tawa". *Hey Glen.apa maksudnya"ucap Evan marah". *Lusi, hari sudah siang, cepatlah pergi beli sayur dan siapkan makanan untuk kami". Ucap Glen sambil menempelkan kertas di belakang Lusi". #Lusi Pov lusi sudah sampai di pasar, orang-orang di sekitar Lusi pun melihat dan menunju-nunjuk ke arah nya. "Heran ,kenapa mereka semua melihat ke arah saya, apa karena aku begitu cantik, ucap Lusi dengan pede".Eh, apa itu yang menempel di belakang ku,Lusi pun baru sadar ada yang kertas di belakang nya, pas dirinya melihat ke cermin, Yang tertulis di kertas itu,Saya i***t, Tolong cinta saya,,Lusi langsung meledak amarahnya,l" Sialan.para i***t itu,".. #Sementara itu di ruang tamu Taman Royal Mereka sedang membicarakanLusi, yang segaja Mereka tempelkan kertas di belakang Lusi,". *Menurut kalian kapan Dia akan menyadarinya"ucap Glen". *Kalau dia tidak bodoh, seharusnya dia sudah kembali sekarang, Tapi sampai sekarang dia belum kembali, Saya rasa kebedohannya melebihi Evan.")Balas Andhika".(Evan yang selalu kena sasaran tanpa sebab). *Berani sekali kamu membandingkan aku dengan dia? saya rasa dia tidak sebodoh aku!"Ucap Evan". *Yep, dia tak sebodoh dirimu"Ucap Glen dan Andhika secara bersamaan".! *Mereka pun tertawa melihat tingkah Evan yang selalu jadi sasaran nya"...! Ok, Saatnya serius,, Andhika dan Glen memulai lagi sebuah taruhan,, yang di mana taruhannya, sejak kapan Lusi akan kembali,! Lalu Glen berkata, Lusi akan pulang 20 menit lagi dan ia mengingingkan jam tangan Andhika yang ia dapatkan dari pelelangan,,, sementara itu, Andhika berkata, dia akan kembali Sekarang juga dan menginginkan mobil sport Glen yang baru ia beli". "Dasar b******k kalian berani mempermainkan saya, ucap Lusi yang marah di saat ia membuka pintu, sementara Andhika dengan terseyum berkata"kamu kalah". dengan begitu Glen hanya terdiam.... "Siapa yang berani menempelkan kertas ini di belakang saya,sambil memgemplak meja den memberikan kertas itu"". Lalu Glen berkata "Saya".
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD