Berulah

1008 Words

Akhirnya kelasku berakhir juga. Hari ini benar-benar sangat melelahkan bagiku. Tubuhku sampai terasa lemas. Aku merapikan kembali barang-barang yang ku gunakan untuk belajar tadi dan memasukkannya ke dalam tas yang ku bawa. Setelah selesai aku langsung bergegas keluar dari kelas untuk menemui Leo. Saat hendak keluar dari kelas tangan Anna langsung dicekal oleh seseorang. Anna menoleh, ternyata orangnya adalah David, entah apa lagi yang ia ingin katakan. Anna melepaskan genggaman tangan David, lalu menatapnya dengan tatapan sedikit kesal. "Apa kau marah padaku?" David menatapku dengan raut wajah sedih. "Tidak," jawabku cuek. "Maaf jika aku terlalu ingin ikut campur dalam urusanmu, aku hanya tidak ingin kau sampai menyesali keputusan mu itu." "Dengar David, aku sudah memilihnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD