Kilas Bayangan

1251 Words

Di ruang keluarga yang sunyi, Baskara duduk di samping istrinya. "Sayang, adik aku nikah dua minggu lagi di Bali. Kita ke sana, ya?" ucap Baskara lembut, sambil membaca pesan dari Celine, adiknya. "Bali? Jauh amat! Kenapa nggak di sini, Mas?" tanya Aluna, sedikit terkejut. "Dia dapat bule, Sayang. Pestanya pesta taman gitu," jelas Baskara sambil tersenyum geli. "Oh, gitu." Tiba-tiba, bayangan aneh melintas di benak Aluna; bayangan sebuah pesta topeng yang hiruk pikuk. "Mas, apa kita pernah hadir di acara pesta topeng?" tanya Aluna, matanya menatap Baskara penuh selidik. Wajah Baskara langsung berubah tegang. "Jangan bahas itu," ucapnya, nadanya tiba-tiba tajam. "Apa pernah, Mas?" desak Aluna lagi, tak puas dengan jawaban suaminya. "JANGAN BAHAS ITU!" bentak Baskara keras, suaranya m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD