"Halo, kau ada lembur tidak?" tanya Anandini setelah sambungan telpon ke Binar sahabatnya terhubung. "Tidak, aku pulang jam setengah lima. Ada apa?" Binar menjawab namun dia juga bertanya untuk apa sahabatnya menelpon. "Emmm, kalau kau tak keberatan, datang ke rumah mamaku ya! Aku butuh bantuanmu!" "Baiklah. Aku akan datang. Sampai jumpa nanti karena aku mau memberikan laporan penting kepada managerku." Binar mematikan panggilan yang dilakukan oleh sahabatnya. Membuat Anandini menatap layar ponselnya dengan senyum cerah. Wanita itu seolah lupa akan masalah yang menerpa dirinya. Anandini duduk di depan meja riasnya. Beberapa saat dirinya diam tanpa melakukan apa pun. Hanya menatap lurus pada pantulan kaca di hadapannya. Di rumahnya terasa tenang, dan nyaman. Tidak seperti di rumah mer

