"Siap, Dit?" tanya Kayla lalu berbinar melihat penampilan adik satu-satunya yang terlihat ganteng sekali. Adit terkekeh saat Kayla membawanya berputar-putar. Reaksi Kayla saat melihat penampilannya seperti melihat pengantin perempuan padahal ia adalah lelaki dan baru akan melamar. "Gak sia-sia merantau jauh ke Amrik," tukasnya yang disambut tawa milik Adit. Apa hubungannya? Tidak ada. Kakaknya ini terlalu berlebihan memujinya. Tapi wajar lah. Adit sudah sedewasa dan sesukses ini, kakak mana pun pasti bangga bukan? Usai menatap diri di depan cermin sekali lagi, Adit tersenyum. Ia tak pernah menyangka jika hari ini akan datang juga. Ia juga tak pernah menyangka jika perempuan yang akan ia lamar tetap lah perempuan yang sama yang ia cintai bertahun-tahun lalu. Jujur saja, tahun-tahun lalu i

