23. EDO MARAH

1609 Words

Tangan Sarka ditarik ke belakang oleh seseorang ketika ia hendak melangkahkan kakinya keluar dari dalam kelas. Sarka terhuyung, ia agak terkejut. Dan ketika melihat bahwa pelakunya adalah Edo, Sarka mendengkus pelan. "Kenapa? Nggak mau pulang?" Sarka langsung menodongkan pertanyaan kepada sahabatnya itu. Kelas sudah benar-benar sepi, tidak ada orang lain kecuali mereka berdua. Maklum, ini adalah jam pulang. Pastinya semua murid sedang berlomba-lomba agar sampai di rumah lebih cepat untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah karena seharian belajar. "Mumpung kelas sudah sepi dan cuma ada kita di sini," jawab Edo. "Jadi?" Sarka memicingkan satu alisnya, memperhatikan Edo penuh selidik. Entah kenapa Sarka sudah merasakan hawa-hawa tidak sedap yang menyerang dirinya. "Jadi, lo bisa tun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD