CHAPTER 29

2207 Words

Priska terbangun dari tidurnya pukul sebelas siang, kepala semakin pusing melebihi tadi pagi. Mungkin, karena gadis itu melewatkan waktu sarapannya, dan saat ini sudah mendekati waktunya untuk makan siang. Priska memilih untuk masuk kedalam kamar mandi, membasuh wajah dan mengganti pakaian. Setelah selesai, gadis itu keluar dari kamar dan langsung turun menuju ruang makan. Perutnya terasa sangat lapar, dan rasa pusing yang semakin menyiksa, membuat gadis itu tak bisa jika hanya berdiam diri didalam kamarnya. Sesampainya diruang makan, tak ada siapapun disana. Kakaknya pasti sudah berangkat kerja, sedangkan kakak iparnya pasti didalam kamar, sibuk dengan anaknya yang masih bayi. Priska segera duduk, lalu mengisi piring dengan nasi dan berbagai lauk pauk juga sayuran. Gadis itu makan dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD