CHAPTER 81

1251 Words

Air mata mengalir membasahi kedua pipinya, entah perasaan apa yang menyiksa hatinya kini, yang ia mengerti hanyalah sebuah rasa khawatir yang begitu besar. Setelah mendengar kabar mengenai Bimo, Priska merasa begitu sedih dan sangat ingin sekali, bisa menemui lelaki itu. Terlepas dari apa yang sudah lelaki itu lakukan padanya, Bimo tetaplah ayah biologis dari janin yang saat ini, ada di dalam kandungannya. Priska tak menyangka, jika Bimo akan langsung datang menemuinya, saat mengetahui kondisi dirinya yang sekarang sedang mengandung, akibat dari kesalahan mereka berdua. Gadis itu memang tak pernah menyalahkan sepenuhnya pada Bimo, karena menurutnya, tak akan ada arang kalau tidak ada api. Tidak akan terjadi hal yang tidak di inginkan itu, jika saja malam itu dirinya tak menghubungi Bimo,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD