(BAB 48)

2907 Words

"Nikah? Minggu depan? Tetangga depan rumah gue yang lajang ada dua, yang lo maksud yang mana? Mas atau Adiknya?" Tanya gue sedikit bergetar. Gue mencoba mengkondisikan diri gue sendiri sekarang, walaupun kenyataannya gue sangat kaget tapi gak mungkin juga gue mau langsung lari pulang ke rumah cuma karena tetangga didepan rumah gue mau nikahankan? Hubungannya sama gue apaan memangnya? Gak ada juga, mau siapapun yang nikah itu bukan urusan gue, mau Mas atau Adiknya berhak untuk bahagia, kalau memang salah satu dari mereka akan berkeluarga dalam waktu dekat, gue hanya bisa mendoakan yang terbaik, gue gak punya hak tuntut atau bahkan mempertanyakan apapun lagi sekarang. Dua tahun berlalu pasti banyak yang berubah dalam hidup mereka, sama halnya hidup gue, banyak orang baru yang gue kenal sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD