Menjadi Remaja : Geng Krucil (Part 4)

2472 Words

"Abiii! Giliran piket tauuk!" teriak Adel. Ia mencak-mencak di pintu kelas sembari meneriaki Fabian yang sudah berjalan sejak tadi. Kemudian cowok itu menghentikan langkah dan menoleh ke arah Adel dengan dramatis. Hal yang membuat Adel tergagap. Kaget karena tiba-tiba Fabian membalik badannya. "Harus berapa kali gue bilang ke elo, jangan coba-coba mindahin nama gue biar piket dihari yang sama dengan elo!" kecamnya kemudian balik badan dan pergi. Adel mendengus. Amanda yang sedang menyapu di dalam kelas terbahak. Tapi kemudian terbatuk-batuk karena debu yang ia sapu itu masuk ke mulutnya. "Gue bilang juga apa, Del. Dia tahu semua pergerakan lo." Adel mendengus. "Kesannya kayak dia merhatiin gue banget ya dari kata-kata itu?" Amanda terbahak. Ia menepuk jidatnya. Tak paham dengan pik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD