Obrolan tentang poligami tentu berbuntut panjang. Bahkan seharusnya keduanya beristirahat saja karena akan berangkat ke Mekkah besok pagi. Tapi rasa ingin tahu Tiara tentang pendapat Izzan soal poligami memang cukup mengganggu. Apalagi Tiara bukan tipe orang yang bisa menahan diri untuk tak membicarakan apa yang ada di hatinya. Jika ada masalah pun begitu. Ia harus segera menuntaskannya dibanding menahan karena akan makan hati. Makan hati itu menyesakkan d**a. Umurnya bisa makin pendek kalau hidup seperti itu. Izzan juga mulai menangkap bagaimana karakter Tiara sesungguhnya. Karena bagaimana pun, ia memang belum begitu mengenal Tiara bukan? Sesi ta'aruf mereka rak begitu lama saat itu. Karena Tiara pun menerima tawaran lamarannya dengan cepat. Jarak dari lamaran dan pernikahan hanya beber

