"Kau yakin itu adalah hasilnya? Maksudnya kau yakin sudah benar-benar mengeceknya?" Lena menghela nafas berat, berusaha tenang di tengah kepanikan yang ia rasakan saat ini. "Ini sudah yang ketiga kalinya aku mengeceknya dengan merek yang berbeda. Tidak mungkin salah kan?" Irene memijat pelipisnya merasakan kekalutan yang sama. "Apa merek testpack yang kau beli itu akurat? Kau harus mencobanya satu kali lagi, mungkin saja itu salah." desak Irene terlihat belum yakin dengan pasti. "Irene..." Lena menggelengkan kepalanya. "Aku juga sudah menghitung masa periodeku, dan aku sudah terlambat lebih dari dua Minggu, dan dengan hasil ini aku tidak bisa berharap jika keterlambatan ku ini di akibatkan kesalahan hormon kan?" Irene menyampirkan helai rambutnya ke samping telinganya la

