Part 158

1029 Words

“Bagaimana kalau aku mengantarmu kembali ke kamarnya?” Vincent menyarankan sambil tersenyum. Meskipun William tidak memiliki kesan yang baik tentang Vincent karena dia telah mengganggu Eleonor, sejak para penjaga ditempatkan di pintu masuk halaman, Vincent cukup masuk akal untuk tidak datang tanpa diundang. William meliriknya. "Kalau begitu, aku harus merepotkanmu." Vincent hendak bangun ketika dia melihat George meraih Wallis dan menggelengkan kepalanya. "Wallis, kamu saja yang mengantarku." Wallis tertegun. William berkata dengan cemberut. "Sepertinya dia ingin kamu yang mengantanya. Mereka berdua sudah lama tidak bicara." George menolak untuk melepaskannya. Mata Wallis menjadi gelap dan dia berkata, "Baiklah, aku akan membantunya kembali." Dia membantu George dan berjalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD