Semalam adalah aksi Ken yang impulsif. Tidak sampai di kecupan lembutnya saja tapi juga sampai menarik Relisha ke pelukannya. Sayangnya, Relisha merasa Ken seakan hanya mencari kesempatan untuk bersamanya karena ya, Emma yang datang ke kantor Ken tadi pagi mengusiknya. Dia mundur dan meminta Ken memberikannya kunci pintu rumah. Ken menyerah setelah Relisha mengancam akan berteriak. Ken hanya tidak ingin Poppy terbangun karena teriakan Relisha dan Relisha meminta tolong pada putrinya. Ini keanehan yang ganjil. “Oke, tapi lain kali aku tidak akan melepaskanmu.” Ujar Ken yang menuai tatapan kesal Relisha. “Kamu gila, Ken!” Baiklah, Ken tahu bagaimana kini hatinya terhadap Relisha. Tapi Relisha sendiri tidak mampu mengendalikan perasaannya y

