Rea menghentikan langkah menuju kelasnya saat mendengar suara terikan keras memanggil namanya. "Kenapa?" ucap Rea saat seorang teman sekolahnya terengah di depannya "Dea, lo temen deket Dea kan?" Rea mengangguki pertanyaan siswi itu lalu memasang tatapan memangnya kenapa? "Lo tau dia suka Farhan?" Lagi. Rea hanya mengangguk. "Mereka berantem di aula" katanya lagi "Apa urusannya sama gue? Gue ud-" "Mereka bawa-bawa nama lo!" ucapnya memutuskan memotong ucapan Rea Setelah mendengar ucapan itu, Rea berjalan gontai ke aula yang sudah di penuhi orang. Rea tidak percaya Dea dan Farhan membawa namanya saat bertengkar. Tapi kalimat tidak percaya Rea dengan cepat lenyap ketika mendengar teriakan dari Farhan. "Gue suka sama Rea jauh sebelum lo suka sama gue, De." Ucapan itu membuat Rea

