A sungguh menunggu waktu dimana Dira akan bangun dan menjelaskan semuanya. Tapi sampai detik menegangkan ini Dira belum menunjukkan apapun. Bahkan saat Ressa berbisik Dira masih mengalami kesulitan karena selalu terpental saat memasuki raganya, A masih menatap Dira di ranjang. Apalagi yang harus A lakukan? Tawa menyebalkan itu masih saja masuk ke indra pendengaran milik A. "Bahkan kalian tidak tau apa-apa tentang dunia gaib," ucap si dukun "Ada salah satu diantara kami melihat Dira di luar dunia kita," ucap pelan A. Dia lelah menghadapi si dukun sialan ini. Bahkan A menunduk kali ini. Jika saja A dapat menemukan titik terlemah dari si dukun, mungkin saja itu dapat melumpuhkan apapun yang menjadi penghalang Dira untuk masuk ke dalam raganya. Dan saat A berfikir keras apa y

