Kamu Hebat

914 Words

“Julies? Pergi ke luar negeri. Setahun yang lalu. Saat itu, hubungan Daffa dan Julies memang seperti angin yang kehilangan arah, tersesat di lautan kebimbangan setelah tragedi keguguran yang mengiris nurani.” "Apaa? Keguguran? Siapa, Mas? Julies?" tanya Dara, suaranya bergetar seperti kaca yang hampir retak. Fahri mengangguk pelan, matanya menerawang jauh seakan menggali kenangan yang terpendam. "Hubungan Daffa dan Julies sudah berjalan dua tahun. Tapi segalanya berakhir begitu saja, tanpa ada perpisahan yang layak, tanpa ucapan selamat tinggal. “Julies pergi seperti angin yang menghilang di ufuk senja, meninggalkan Daffa dengan tangan hampa dan hati yang perih." Saat itu, Daffa memilih untuk menunggu. Menunggu dalam ketidakpastian, merangkai harapan dari serpihan luka. Ia ingin p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD