Bab. 7. Sakit Sekali.

1421 Words

Setelah pengobatan di rumah sakit selesai dilakukan. Amera juga sudah siuman, gadis itu meminta pulang oleh dokter yang menangani. Meski tidak mendapatkan izin, dengan bersikeras, Amera menolak untuk dirawat. Amera dengan terhuyung berjalan pelan menuju bagian administrasi. Ia membayar semua perawatan atas lukanya dan memesan taksi. Tepat jam satu dini hari, dia sampai di rumah. Tak ada pamannya di sana. Berharap, dia pulang mendapat tatapan kasihan dari lelaki itu, nyatanya, pamannya pun tak peduli dengan keadaannya saat ini. Entah hidup atau mati, tak akan menjadi sebuah kabar buruk untuk seorang Danis saat ini. Amera berjalan pelan ke kamarnya dengan tersenyum miris. Sampai di kamar, dia berganti baju, kemudian minum obat. Setelah itu, dia membaringkan tubuhnya pada ranjang. Lampu s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD