Lima hari berlalu begitu saja. Danis dan Gina sore ini sampai di rumah. Kebetulan, Amera sedang berada di ruang tamu, dengan laptop juga beberapa dokumen yang sedikit berserakan di meja. Saat pasangan kekasih itu datang, ia langsung bertemu muka. "Amera, apa kamu merasa bosan karena beberapa hari ini tak ada kami di sini?" tanya Gina dengan senyuman. Amera hanya tersenyum tipis, tanpa mau menjawab. "Kemarilah! Ayo bongkar koper yang berisi oleh-oleh ini!" Gina mengajak Amera agar mendekat. Gina menunggu Amera mendekatinya, ia melepas jaket kulit yang melekat pada tubuhnya. Kemudian membuka koper yang berisi oleh-oleh. Amera hanya diam terpaku dan tak ingin bergerak. Sedangkan Danis melihat sekilas ke arah keponakannya yang berubah drastis. Gina akhirnya mendekat ke arah keponakan ke

