Acara digelar dengan lancar. Amera dan Santi mendapatkan beberapa bunga dari pengunjung. Mata Amera juga sempat bersitatap dengan mata elang milik Danis. Namun gadis itu tak larut dalam sorot mata teduh itu. Sudah lama dia tak mendapatkan tatapan seperti waktu dulu. Bahkan, sekarang, dia tak mengharap semua kembali seperti empat tahun lalu. Acara yang baru pertama ia ikuti nyatanya mampu membawa ke dalam kesuksesan. Setelah acara selesai, Amera dan santi mendapat beberapa wawancara untuk berita cetak maupun elektronik. Mereka juga mendapatkan beberapa pelanggan baru untuk membeli koleksinya. Amera sangat bahagia, dia dan sahabatnya mampu mengumpulkan uang dalam waktu singkat. "Kita mendapat peluang bersaing dengan desainer terkenal, Amera," bisik Santi dengan wajah cerianya. "Iya, aku

