Amera dan Santi memutuskan pulang sebelum nanti malam ia akan ke tempat acara. Keduanya juga harus melakukan gladik resik agar para model yang akan memeragakan busana itu tampil maksilmal. Gadis itu juga tidak memperdulikan kebersamaan sang paman dengan kekasihnya. Baginya, tak ada lagi yang perlu ia sedihi, karena dia memang harus mengubur rasa cinta untuk pamannya. "Hah, masih perih. Dan aku ingin mandi, sayangnya aku takut luka ini semakin perih," keluh Amera sambil membuka sedikit bajunya. Memperlihatkan beberapa luka di punggung dan kedua pundaknya. "Aku harus mengganti gaun yang harus aku pakai," ucap Amera. Awalnya, Amera akan memakai ballgown, gaun yang menyerupai gaun pengantin. Namun gaun ini lebih sederhana. Bagian d**a hinga pundak tereskpose. Namun Amera harus mengganti

