Ortega

994 Words
tak beberapa lama zack dan rose melihat sebuah pertanian gandum yang amat luas. "kita sampai"rose tersenyum senang dan berjalan sambil melompat-lompat kecil. "keren, baru kali ini aku melihat pertanian gandum seluas ini"zack tersenyum senang. saat rose dan zack berjalan melalui pertanian, seluruh petani menyambut Dengan senyuman amat ramah. mereka juga sekali-kali berhenti sebentar sambil menghirup udara yang amat menyegarkan. "apa yang dilakukan mereka? "zack bingung. "bersyukur, mereka sangat bersyukur dengan panen melimpah"kata rose sambil menampilkan senyuman bahagianya. akhirnya tak beberapa lama setelah melewati pertanian gandum, kami telah berada di sebuah kota kecil dengan kondisi yang amat sederhana. terlihat kondisi kota ini yang amat damai, tanpa adanya gelandangan semua penduduk bekerja, makanan yang berlimpah dengan harga murah berbeda dengan di kota yang biasa dilihat zack. terkadang rose melirik ke arah zack dengan senyuman kecil, namun di dalam pikiran zack ada tiga kepribadian yang mengawasi rose. rose menahan tawanya karena sadar telah di awasi, tiga kepribadian zack makin kesal karena dipermainkan rose. rose langsung berjalan menuju ke arah air mancur, dia mengeluarkan seruling nya dan memainkannya. semua penduduk mendengar suara seruling rose, dan me fokuskan pandangannya kepada rose yang sedang menikmati bermain musik. sekitar 5 menit saja rose selesai bermain, seluruh penduduk bertepuk tangan dengan meriah, karena telah menghibur para penduduk. rose menunduk terima kasih namun dia terkejut karena semua penduduk memberikan uang kepadanya, rose dengan wajah polos bingung karena tidak mengerti kenapa mereka memberikannya uang. akhirnya rose dan duduk di pinggir air mancur sambil menikmati ayam bakar, yang barusan saja dibeli zack. "kenapa mereka memberikanku uang, lihat sampai terkumpul satu kantong penuh"rose menunjukan kantong uangnya. "bukannya tadi kamu mengamen? "zack bingung. "mengamen apa itu? "rose bingung. "masak iya enggak tahu, bagaiman menjelaskan nya kamu bernyanyi menghibur orang-orang dan di bayar mereka karena menarik.... mungkin begitu "zack merasa agak canggung. "hemmmm.... padahal aku hanya ingin menghibur saja.... tapi mudah juga menghasilkan uang"rose dengan mata berbinar-binar. zack menikmati makanannya bersama dengan rose, dan mereka berdua mencari penginapan untuk mereka semua karena hari sudah mulai gelap. kegelapan mulai menutupi langit, dan hawa dingin mulai terasa sampai menusuk tulang rusuk. "ahhhh, menyenangkan makanannya enak-enak, penginapannya murah lagi"kata rose sambil berbaring di tempat tidur. "benar sekali "zack berbaring di sebelah tempat tidur rose. zack yang menutup matanya merasakan tubuhnya yang agak berat membuat dia membuka matanya. zack terkejut saat rose duduk di tubuhnya sambil menatapnya dengan penuh kebingungan. "apa yang kau lakukan rose! "zack panik dengan pipi merona. "anu zack kenapa kau menyukaiku, padahal kita baru kenal hari ini saja? "rose bingung sambil mendekatkan wajahnya ke pada zack. "kalau itu....? "zack tersenyum malu. "hemmmm... aneh padahal biasanya laki-laki yang bereinkarnasi pasti akan kepincut dengan wanita dunia lain dan melakukan poligami "rose menggembungkan pipinya. zack terdiam dengan apa yang di katakan rose, rose dengan pipi merona memainkan rambutnya. "saat pertama kali melihatmu, matamu hanya dipenuhi ketertarikan padaku saja.... aku bahkan melihat banyak wanita yang lebih cantik dariku mendekati mu tapi kau tidak tertarik sama sekali.... cepat jawab"rose dengan pipi makin memerah menunjuk wajah zack. "Cinta pandang pertama mungkin... "zack malu-malu dengan senyuman bodoh. "bodoh mana mungkin, apakah mungkin karena kamu lolicon"kata rose sambil mengukur tubuhnya yang hanya setinggi 145 cm berbeda dengan zack yang sekitar 175 cm. "atau karena asetku ini"rose menyentuh dadanya yang lumayan besar. zack dengan pipi makin memerah malu, "kumohon menyingkir dari tubuhku dulu, akan aku jawab dan jangan sentuh benda itu juga"kata zack dengan penuh kepanikan. "benda katamu tidak sopan "rose dengan kesal menyingkir dari tubuh zack. zack langsung duduk bersila di depan rose namun dengan pipi merona, "kumohon jangan tertawa ya.... itu karena senyuman mu mengingatku pada mendiang ibuku dulu "kata zack. rose terkejut dengan pipi merona, "aku tidak tertawa kok, begitu ya rasanya menyenangkan juga ada yang menyukai senyumanku terima kasih ya"kata rose sambil merapikan rambutnya dengan pipi merona.  "kamu harus sabar menunggu, sampai aku menerima lamaran mu ya"kata rose degan senyuman senang. "iya-iya aku sabar menunggu "kata zack dengan pipi merona sambil memalingkan pandangan nya. "malu-malu dia, lagi pikir aneh-aneh ya dari zack m***m"rose memainkan zack sambil menunjuk perutnya sampai tertawa. ~|||~ di pegunungan yang tidak jauh dari kota ortega sekumpulan monster seperti serigala, yang bersama dengan beberapa goblin,goblin penyihir, dan hobgoblin. mereka yang nampak telah menyikapi segalanya, untuk menyerang kota Ortega keesokan harinya. di malam yang amat gelap gulita yang hanya, dia terangi cahaya bulan saja rose melihat keluar jendela dengan senyuman kecil di bibirnya. "nampaknya mereka akan menyerang besok! "rose merenggangkan tubuhnya dan berbaring di kasurnya. keesokan harinya mentari pagi menyinari Ortega, semua penduduk mulai melakukan aktivitasnya di pagi hari. di kamar penginapan zack dan rose, zack membuka matanya karena cahaya Mentari pagi dan mendadak dia merasakan sesuatu yang amat lembut menyentuhnya. "heh! "zack melotot melihat rose tertidur di kasurnya sambil memeluknya. zack langsung terjatuh dari kasurnya karena syok membuat rose ikut terbangun, "whommm selamat pagi"rose mengusap matanya. "rose kenapa kau ada di kasurku, seharunya kita melakukan saat sah menikah kan! "kata zack berteriak panik. "bukan itu bodoh! "kepala zack dipukul good. "selamat pagi good"rose tersenyum manis. good tetap diam dengan penuh waspada melihat ke arah rose, "jadi bagiamana kondisinya? "kata good. "maksudmu mereka, tenang saja selama ada aku disini semua akan baik-baik saja"rose berdiri dari kasurnya sambil mengambil katana nya yang di sandar di meja. zack bingung dengan apa yang dikatakan good dan rose, good langsung memberikan pedang kepada zack. "serangan akan terjadi kau ikutan juga"good mulai melihat ke atap penginapan,"bad apakah mereka sudah melakukan pegerakan"kata good. "ya mereka mulai bergerak"kata bad dengan mata biru menyala. "kalau begitu kau.... "good terkejut karena rose menghilang. "dia sudah pergi duluan"kata netral yang mengambang di udara. semua terkejut dengan apa yang dikatakan netral, dan kepanikan mulai terasa seluruh penduduk mulai mengungsi dan bersembunyi di tempat yang aman. karena tempat ini yang tidak memiliki perlindungan, mereka hanya bisa mengandalkan kekuatan pekerja para petani saja. para petani terdiam saat melihat rose berdiri di luar gerbang yang telah di tutup para petani, dan terdengar suara guncangan tanah yang makin kuat dan sekumpulan serigala mulai menyerang. bersambung
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD