"nona pergilah, di sana berbahaya! "para petani meneriaki ke arahnya.
dia tetap dim sambil menampilkan senyuman kecil, dan akhirnya tepat di depan nya muncul 10 serigala yang mencoba menerkam nya.
rose menyentuh katana nya dengan amat cepat dia menebas serigala, hanya dengan satu tebasan tubuh serigala tidak bersisa hanya bekas bercak darah di tanah.
"itu serigala padang rumput monster rank C dikalahkan dengan sangat mudah"para petani terdiam karena hanya melihat bercak darah di tanah.
"kalian tenanglah aku akan menyelesaikan nya"katanya sambil melambaikan tangan nya.
note:rose berbicara menggunakan logat.
"ayo-ayo majulah kalian semua! "kata rose dengan senyuman senang sambil memegang katana nya.
dan mendadak muncul gerombolan monster lebih banyak lagi, rose dengan ekspresi seperti bercanda dia menarik nafasnya.

"hohhhhhh,....... "rose terdiam karena sesuatu mendarat di depannya membuat para monster mati.
"hohhhhhh,apaan itu? "zack bingung karena candaan rose.
"hehehe, aku hanya main-main saja "kata rose dengan senyuman malu, "dan juga kenapa kalian tidak tinggal, saja aku dapat menyelesaikannya sendirian"rose tersenyum manis.
kedua pipi rose di tepuk zack, "seharusnya laki-laki yang mengatakan itu, jangan membuatku khawatir rose"zack dengan penuh keseriusan terlihat di matanya.
rose agak terkejut, "puffff, apa-apaan itu mau keren di depanku ya,hehehe"rose tertawa kecil dengan pipi di sentuh zack.
zack menyentuh pipi rose yang amat lembut seperti sebuah marshmallow, "geli tahu hehehe "rose menahan geli karena pipinya di raba terus dengan zack.
dan terlihat sekumpulan goblin mencoba menyerang zack dari belakang nya, dan semua goblin terdiam dan tubuh mereka terbelah dua.
"jangan menganggu! "zack melotot ke arah para monster.
"baiklah, kalau begitu aku akan duduk disini dan melihat saja"rose berjalan menuju batu besar dan duduk bersila di atasnya.
"baik,majulah kalian semua! "zack merubah tangan kanannya menjadi cakar naga, dan bertameng sekeras kura-kura api yang pernah dia makan.
"menarik sekali perubahannya, aku jadi dapat ide Bagus agar zack semangat "rose berpikir dan menjentikkan jarinya,"zack kalau kamu selesai bertarung dengan mereka semua, kamu boleh melakukan apapun kepadaku! "kata rose dengan senyuman agak menggoda.
para petani terkejut dengan mulut terbuka karena perkataan rose barusan, dan terlihat zack terdiam sebentar dan dia menghilang di pandangan semua orang.
terlihat cahaya berkilau-kilau memotong semua monster dengan amat cepat, membuat semangat para monster menghilang dan hanya ada rasa takut saja.
mereka semua berlari ketakutan namun sisa-sisa karena zack tanpa ampun menebas semuanya, terlihat hobgoblin dan goblin wizard bersiaga menunggu serangan zack.
"menyingkir kalian! "zack berteriak dengan penuh semangat.
dan akhirnya tubuh hobgoblin, dan wizard goblin terpotong-potong menjadi tumpukan daging.
tak beberapa lama semua monster telah di kalahkan, tidak ada satupun monster yang selamat saat terkena serangan amat cepat zack.

terlihat rose yang tertidur karena bosan menuggu zack, dia membuka sedikit matanya dan melihat semua monster sudah dikalahkan zack.
"sudah selesai ya"kata rose sambil merenggangkan tubuhnya.
dan diantara tumpukkan mayat monster zack berjalan dengan santai, dan dengan amat cepat dia di depan rose.
"selamat datang"rose tersenyum amat manis, "jadi apa keinginan mu"kata rose sambil berdiri di depan zack.
zack menelan ludahnya, "biarkan aku menyentuh tanganmu "kata zack.
rose terkejut dengan perkataan zack, sedangkan kepribadian zack yang lain menggelengkan kepalanya.
"bocah kah kau ini! "bad kesal dengan nada malas.
"berisik! "zack meneriaki bad dengan penuh amarah.
"hehehe, baik silahkan "rose mengarahkan kedua tangannya kepada zack.
zack gemetar namun dengan penuh keberanian dia menyentuh tangan rose, saat dia menyentuh kedua tangan rose perasaan yang di rasakan adalah, terasa amat halus dan lembut namun terasa agak keras juga yang bercampur menjadi satu.
amat terasa tangan yang nampak tidak pernah melepaskan katana nya dalam hidupnya, seperti darah daging nya yang telah menyatu dengan senjatanya sendiri.
"hehehe, maaf agak keras ya sebenarnya aku tidak pernah melepaskan katana ku dalam hidupku "rose tersenyum amat manis.
"lembutnya kayak telapak tangan neneku"kata, zack dengan tatapan polos.
kepribadian zack terdiam sejenak, dan hantaman pukulan cukup kuat mengenai kepala zack sampai benjol.
"jahatnya nenek katamu"rose mengepalkan tangan kanannya sambil menahan amarah, "aku ini lebih tua dari nenekmu, panggil aku buyut dong"rose menggembungkan pipinya.
"itu bukan pujian"kata seluruh kepribadian zack.
"aduh-aduh... "saat zack menahan sakit di kepalanya,rose menunduk sambil mengarahkan tangan kanannya kepada zack.
"ayo"rose tersenyum amat manis meraih tangan zack.
akhirnya kami berdua berjalan menuju gerbang kota ini, namun terlihat rose terdiam sambil menyentuh gerbang dengan tangan kanannya.
"manusia akan takut dengan hal yang berbeda "kata rose.
zack terkejut dengan perkataan rose barusan, dan dia langsung membuka gerbang terlihat seluruh penghuni kota ini terdiam melihat rose.
perasaan rasa takut terlihat di mata mereka, namun mereka semua menunjukan sifat keberanian yang amat kuat untuk melindungi orang yang mereka sayang.
rose terdiam sambil menundukkan kepalanya, terlihat senyuman di bibirnya tidak tertampil melainkan wajah murung dan penuh kegelisahan.

zack teringat dengan perkataan rose barusan yaitu, manusia akan takut dengan hal yang berbeda.
"(jadi ini maksudmu rose?) "kata zack.
dengan penuh keberanian zack langsung meraih tangan kanan rose, dan terlihat rose yang agak terkejut.
"ayo kita pergi "kata zack.
rose terkejut dengan pipi agak merona, dan tubuhnya di gendong seperti tuan Putri membuat rose makin menunjukan pipi makin memerah.
semua penduduk terdiam dengan apa yang dilakukan zack, namun terlihat di mata mereka yaitu ras takut yang telah menghilang sepenuhnya.
di depan mata mereka bukanlah monster, melainkan mahluk yang seperti mereka yang akan melindungi orang yang mereka sayangi.
~|||~
di penginapan kamar sewaan rose dan zack, zack yang sedang berkemas-kemas untuk meninggalkan kota ini.
rose hanya terdiam dengan murung, duduk di kasur sambil menundukkan kepalanya karena masih mengingat reaksi orang-orang.
zack menarik nafasnya dan mendekati rose, terlihat rose yang agak bingung dengan zack berada di depannya sambil menunduk.
sebuah sentilan mengenai dahi rose, "aduh, apa yang kau lakukan! "rose dengan penuh amarah menahan sakit di dahinya yang memerah.
"kamu enggak cantik, lagi kalau tidak tersenyum "kata zack sambil menampilkan senyuman lebar di bibirnya.
rose terdiam karena hanya melihat senyuman zack, dia gemetaran dan langsung memeluk zack dengan amat erat.
"kumohon jangan pernah meninggalkanku"kata rose.
"aku berjanji, tidak akan pernah meninggalkanmu"zack mengelus kepala rose.
bersambung.