Ini benar-benar luar biasa sakit bagi Genta, ketika akhirnya bisa meluapkan amarah dan luka terpendamnya selama ini ke orang yang telah menorehnya. Dia kira sakit itu akan tetap dia telan sendiri sampai mati. Namun, ternyata hari ini dia bisa memperdengarkan luka hatinya itu ke pria brengsekk yang paling dibencinya. Genta tidak peduli apapun alasan Arya Harsa berlagak bodoh, seolah tidak tahu apa-apa tentang kelakuan istrinya. Dia tetap salah karena mengabaikan mamanya dulu. Sekarang semua sudah tidak penting lagi baginya. Waktu tidak akan kembali. Dan luka yang telah tertoreh, tidak akan pernah bisa sembuh dengan kata maaf dari mulut sampah pria tua itu. Mama Billy tercengang setelah mendengar secuil kisah tentang dokter baik hati itu. Tak disangka Genta menyimpan luka tak kasat mata, ka

