"Hai kak, udah lama nunggu di sini ya? tanyaku berbasa basi .... " emmm... maaf ya kak" ucapku lagi
" belum lama kok, aku juga baru keluar, trus nunggu kamu disini.... sebelum kamu kasih jawaban aku mau kasih tunjuk kamu sesuatu.... kak Bara mengambil sebuah kotak dari dalam tasnya... dia keluarkan dan dia buka,,, aku begitu terkejut sehingga tanpa sadar aku mengambil alih kotak itu dari kak Bara,
" ini.... ini ... kok bisa ada di kakak? " tanya ku sambil mengambil saputangan, dan juga foto foto masa kecilku bersama pahlawan kecilku dulu.... " kakak dapat dari mana? apa kakak kenal dengan Ara ? ini .... ini... bukankah pemilik barang barang ini adalah Ara?" tanyaku lagi masih tak mengalihkan pandanganku dari barang barang di dalam kotak itu....
" kak kok diam aja sih, jangan bikin aku penasaran donk..... apa sebenarnya ini?"
flash back on
"aduh sakit " saat aku jatuh dari sepeda ketika bermain ditaman...
" ha ha haha kasian deh jatuh dari sepeda,, wek Vika cengeng Vika cengeng Vika cengeng,,, hu hu hu......" ucap Bagas waktu itu,,,lalu diikuti oleh teman temannya juga mulai mengejekku cengeng....
lagi teriakan itu terdengar " vika cengeng... vika cengeng .... vika cengeng ..." dan tangisku kala itu semakin kencang.... huaaaa .... huaaaa..... huaaa..... hingga tanpa sadar ada seorang anak laki laki yang menolongku dan mendirikan sepedaku yang jatuh, kemudian nembantuku berdiri, " kamu gak apa apa kan cantik?" siapa namamu? aku Ara... aku baru pindah dari Kalimantan" ucapnya ramah saat memperkenalkan diri
" hiks hiks hiks aku vika,,, mereka jahat tidak mau menolong malah meledek katanya aku cengeng .... huaaaa .... huaaa.... huaaa...." aku menangis kencang saat mereka masih mengolok ku cengeng...
"cup ...cup ... sudah jangan nangis lagi,,aku akan bantu kamu,,ayok bangun..... " ucapnya lagi,,, " udah deh kalian pergi sana, jangan ledekin Vika terus,,, sana pergi" ucap Ara pada Bagas dan teman temannya....
" mmm... ma... makasih yah kak Ara udah mau bantuin Vika biar gak digangguin mereka lagi,... " ucapku aambil mengusap ingus..
setelah kejadian itu aku menjadi sahabat kak Ara, dia selalu menemaniku saat bermain dan kami selalu bersama,,, meskipun beda sekolah tapi setiap pulang sekolah kami selalu bermain di taman bersama, dan dia selalu saja membantu aku, bahkan ketika ada tugas sekolah dia juga sering membantu aku untuk menyelesaikannya... hari hari ku kini penuh dengan keceriaan dan keseruan bermain dengan kakak Ara.
tak terasa waktu sudah berjalan 1 tahun sejak pertama kali aku bertemu dengan kak Ara, aku berencana memberikan hadiah kecil dan kutuliskan surat di dalamnya untuk memberikan ucapan terimaksih karna sudah menemaniku dan membuatku selalu tersenyum....
kak Ara adalah sahabat terbaik aku, aku sangat menyayanginya, siang ini ketika aku bermain di taman aku menunggu kak Ara dan membawa hadiah yang sudah aku siapkan untuknya sebagai ucapan terimakasihku. aku menunggunya cukup lama,
" hai Vika cantik, kok mainnya senxirian aja?" tanya kak Ara begitu datang... " iya kak kan lagi nungguin kakak" jawabku.... " aku punya sesuatu buat kakak,
kuberikan kotak kecil yang aku bawa dan kubdrikan pada kak Ara....
" Apa ini cantik?" tanya nya " emm.... buka aja kak," jawabku malu malu,, " semoga kakak suka ya... " ucapku lagi
kak Ara membuka kotak itu, melihat disana ada saputangan dengan ukiran nama Ara, kemudian surat kecil, dan juga ada mainan robot yang bagus.... kak Ara mulai membaca suratnya dan juga menatapku lalu tersenyum... " terimakasih ya cantik aku suka sekali dengan hadiahmu, aku akan menyimpannya, I'm promise " ucapnya.... lalu aku tersenyum ceria karna kak Ara menyukai hadiahku...
kak Ara sekarang sudah kelas 6, dan aku kelas 4... meaki di sekolah yang berbeda akan tetapi kak Ara selalu memvabtuku jika ada PR dari sekolah yang tidak aku mengerti, kami sering janjian di taman perumahan dan juga di rumah pohon... disana juga ada anak lain yang biasa bermain, sekarang sudah tidak ada Bagas dan teman temannya yang dulu selalu menggangguku, bahkan sekarang mereka sibuk main sendiri tanpa niat menggangguku, apalagi sejak ada kak Ara yang selalu bermain dengan ku.... sungguh nyaman mempunyai teman sebaik kak Ara, karna sebenarnya aku cenderung susah akrab dengan orang lain sehingga hanya mempunyai sedikit teman saja, baik di sekolah maupun di rumah atau lingkungan sekitar....
ketika selesai ujian semester aku merasa lega, karen sebentar lagi juga akan liburan, dan aku bisa puas bermain bersama kak Ara. namun ketika aku sampai ditaman terlihat kak Ara sudah menungguku duduk disana, " hai cantik " ucapnya menyapaku,, " kak Ara kok tumben jam segini sudah ditaman? kakak udah selesai juga kan ujiannya?gimana hasil ujiannya kak?kapan pengumuman kelulusannya kak? " tanyaku berceloteh dan hanya mendapatkan balasan senyuman kak Ara serta elusan dikepalaku.. "tanya nya satu satu dong cantik, kan kalo kayak gini kakak bingung mau jawab yang mana dulu dari pertanyaan kamu" ucapnya sambil terus senyum gemas... " gini ya cantik, alhamdulillah kakak udah ada pengumuman lulus, dan kakak dinyatakan lulus, setelah ini kakak akan ikut papa pindah ke kota, di sana nanti kakak akan tinggal bersama nenek nya kakak, nanti kalo udah sampai sana, kakak akan terus kasih kabar kamu melalui HP atau surat. aku harap kamu gak sedih ya cantik kalo nanti kakak berangkat." ucapnya pelan sambil terus mengelus rambutku pelan.. ada rasa sedih dan sesak di d**a ketika kak Ara menjelaskan, lalu aku mulai menangis dan berusaha menepisnya... " kalau nanti kak Ara pergi aku mainnya sama siapa donk? kak Ara jahat, pasti kak Ara bosen ya maen sama aku? aku janji gak akan manja lagi kak, tapi jangan pergi ya kak, hiks ... hiks ... hiks ...." aku mulai menangis... namun kak Ara dengan cepat menenangkanku.. " aku perginya masih bulan depan kok cantik, jadi kita masih bisa main bareng... "
hari hari kembali kita lalui dengan main bersama hampir setiap hari hingga kak Ara berpamitan denganku waktu itu, dia memberikanku beberapa boneka dan juga buku diary, yang kupakai hingga sekarang, untuk mencurahkn segala keluh kesahku
" hari ini kakak akan pergi, kamu disini baik baik ya, suatu saat kita akan bertemu kembali dan bermain bersama .... " ucapnya sambil memberikan kotak hadiahnya, begitu juga aku memberikan beberapa hadiah yang aku taruh dikotak, isinya macam macam, ada saputangan, robot dan juga topi,
aku juga berpesan pasa kak Ara untuk tak lupa mengirim pesan maupun surat padaku... hingga kak Ara pamit dan aku masih juga menangis hingga dirumah....
flash back off
"jadi apa yang mau kakak jelaskan dengan barang barang milik kak Ara?" tanyaku lagi dengan kak Bara
dia tersenyum dan berkata " aku adalah kak Ara mu cantik" ucapnya sambil menangkup kedua pipiku.... aku begitu bahagia hingga tanpa sadar menjtikkan air mata dan langsung dihapus oleh kak Bara, " jangan nagis donk cantik, kan udah gede masak masih suka nagis sih?" ucapnya lagi...
dengan wajah masih menangis aku langsung memeluk kak Bara, hingga lupa dengan suasana disekitar yang mulai menyoraki kami berdua....
suara jaya dan Devi, juga teman2 yang lain mulai terdengar hingga mukaku merona karena malu,, " maaf kak, aku gak bermaksud apa apa, hanya terlalu senang akhirnya bisa ketemu dengan kak Ara, aku sangat rindu, rindu ... rindu sekali kak" ucapku smabil terisak dalam pelukannya...
" jadi gimana?kamu masih mau menunda jawabannya atau gimana cantik?" tanya nya lagi,
" emmm .... aku belum siap untuk pacaran kak, tapi bolehkah kita lebih dari teman biasa kak?mungkin kakak menganggap aku egois, karna tidak mau berkomitmen, tapi jujur aku masih ingin menata hati untuk kakak, karna bayangan kak Ara kecil masih terus ada di hati aku, dan itu membuat susah untuk menerima kakak begitu saja, apa kakak mau kita bersahabat dulu hingga aku yakin kalau cinta ini memang untuk kak Bara seorang?" ucapku lagi sambil terisak..
" iya cantik, aku mau menunggu hingga kamu yakin padaku, tapi aku harap kamu juga menjaga hati kamu buat aku hingga keyakinan itu, jangan buka hati kamu untuk orang lain supaya aku tidak cemburu , katna ketika pertama aku lihat kamu di hari pertama kamu masuk di sekolah ini aku sudah yakin itu adalah kamu, gadis kecil kesayangan aku" ucapnya...
"ok jadi sekarang kita punya hubungan yang spesial? " tanya nya lagi. meskipun bukan sebagai pacar, tapi setidaknya aku mempunyai tempat yang special di hati kamu cantik, itu sudah lebih dari cukup kok." ucapnya lagi lalu aku mengangguk dan menautkan kelingking untuk saling berjanji kalau kita akan menjadi sahabat...
dan akhirnya terjawab sudah semuanya.... aku pulang diantar oleh kak Bara, tapi sebelum itu kak Bara mengajakku ke toko buku, dan ternyata kak Bara memberikan lagi sebuah buku diary yang cantik, aku senang sekali karena akhirnya aku bisa bersama pahlawan kecilku.... sebenarnya aku juga menyukai kak Bara, tapi aku maish belum yakin dan belum bisa percaya, apakah dia memang cintaku atau hanya sepemggal kisaah di masa lalu, sehingga aku masih meminta waktu padanya untuk menata dan menanyakan pada hatiku sendiri, supaya lebih yakin kedepannya...
setelah sampai di depan rumah kak Bara langsung pamit karena dia bilang akan ada les tambahan untuk mempersiapkan ujian yang tidak lama lagi akan dilaksanakan, mengingat kak Bara sudah kelas XII sehingga persiapannya juga harus lebih matang lagi...
dan hari hari berikutnya kami sering menghabiskan waktu bersama, entah disekolah maupun di luar, dengan dibarengi dengan kegiatan kegiatan yang positif....